Seoul – Logo baru Kia resmi diluncurkan dalam pertunjukan kembang api yang sangat memukai di atas kota Incheon, Korea Selatan. Logo baru ini mewakili keinginan perusahaan untuk menjadi pemimpin industri mobilitas masa depan.

Sebelum resmi dirilis, Kia sudah memperlihatkan logo baru tersebut di mobil konsep tenaga listrik, Imagine dua tahun silam saat gelaran Geneva Motor Show 2019.

Di logo baru Kia tidak terlihat lagi garis berbentuk oval mengelilingi tulisan “KIA” yang menjadi ciri khas sejak 1994.

Perusahaan mengklaim bahwa logo baru tersebut menyerupai tanda tangan dengan garis yang tidak terputus. Ini menunjukan kepercayaan diri dalam mengejar ambisi untuk lebih menaikkan nama merek, termasuk menawarkan produk berkualitas kepada konsumen.

“Logo baru Kia mewakili komitmen perusahaan untuk menjadi ikon perubahan dan inovasi,” kata Ho Sung Song, Presiden dan CEO Kia, seperti dikutip dari Paultan, Kamis (7/1/2021).

Ditambahkannya, sekarang ini industri otomotif sedang mengalami periode transformasi dan Kia secara proaktif membentuk dan beradaptasi dengan perubahan ini.

“Logo baru kami mewakili keinginan kami untuk menginspirasi pelanggan saat kebutuhan mobilitas mereka berkembang. Di samping itu agar karyawan kami mampu menghadapi tantangan dalam industri yang berubah cepat,” sambung Ho Sung Song.

Logo baru Kia
Mobil konsep tenaga listrik, Imagine (Foto: Kia)

Peluncuran logo Kia melibatkan 303 drone untuk melepaskan ratusan kembang api di udara.

Menariknya pertunjukkan kembang api tersebut meraih Guinness World Record kategori kendaraan udara tanpa awak yang meluncurkan kembang api secara bersamaan.

Pengenalan logo baru ini hanya selang satu minggu jelang pengungkapan strategi baru Kia. Di mana perusahaan akan mengumumkan tujuan dan filosofi mereknya serta penerapannya pada jajaran produk masa depan.

Perilisan logo sejalan dengan strategi bisnis Plan S jangka panjang Kia yang bertujuan untuk menjadi pemimpin di pasar global. Fokus utamanya adalah mengembangkan kendaraan listrik dan meningkatkan layanan mobilitas.

Hyundai dan Kia Menargetkan Jual 7 Juta Kendaran

Hyundai dan Kia sepakat menaikkan angka penjualan menjadi 7,08 juta secara global di tahun ini. Angka tersebut melonjak cukup signifikan dari 6,35 juta kendaraan yang dicapai oleh keduanya pada tahun lalu.

Penjualan yang diperoleh Hyundai dan Kia tahun lalu merupakan raihan terendah dalam satu dekade. Mungkin salah satu faktornya karena pandemi virus corona yang sedang berlangsung.

Hyundai dan Kia
Hyundai dan Kia (Foto: Pulsenews)

Keduanya tidak merinci secara detil soal produk dan negara mana saja yang akan dijadikan prioritas ke depannya demi mendulang angka penjualan yang tinggi.

Para investor berharap peningkatan penjualan mobil Hyundai dan Kia disumbang dari kendaraan listrik.

Tidak sedikit pula yang mengharapkan supaya Hyundai terus menjual Kona Electric dan bisa meraih sambutan positif dari para konsumen.

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *